rss_feed

Kampung Sakti Buana

Jl. Raya Sakti Buana Kecamatan Seputih Banyak
Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung
Kode Pos 34156

call 085269431136| mail_outline kampungsaktibuan@gmail.com

  • I KOMANG WIDASTRA

    Kepala Desa

  • ABDUL SAKUR

    Kasi.Kesra

  • SUPARMAN

    Kepala Dusun 008 Candi Kuning

  • KETUT NUKA

    Kepala Dusun 004 Merta Sari

  • I NYOMAN GEDE ARDIKA

    Kasi.Pemerintahan

  • WAYAN SUDIASTAWA

    Kaur.umum & perencanaan

  • SARIFUDIN

    Kepala Dusun 009 candi Kuning jaya

  • I MADE ASTAWE

    Seketariat

  • WAYAN GENDUT ARYA

    Kepala Dusun 005 Pale Sari

  • I KOMANG SUBAGIA

    Kaur keuangan

  • I WAYAN AGUS HARYANTO

    Kepala Dusun 007 Tape Wana

  • I KETUT MINTA

    Kepala Dusun 006 Ane Merta

  • I MADE BAGIA KOSASIH

    Operator Smart Village

  • NI NENGAH SINI RAMAYANTI

    Operator Smart Village

  • I PUTU DARMA YASA

    Kepala dusun 001 Arte sari

  • NI NYOMAN TRI RAHAYU

    Kasi.pelayanan

  • PUTU GUNARTA

    Oprator Keuangan

  • I MADE DHARMAWAN

    Operator SIKS-NG

  • WAYAN SITI HALIMAH

    Staf Tata Usaha

settings Pengaturan Layar

trending_up

140 visitors

Pengunjung Hari Ini

101.45 %
Kemarin 138 visitors

router OpenSID 2311.0.0

  • lock Login Aplikasi
    Halaman Administrator

  • print Layanan Mandiri
    Permohonan Surat, Cetak KK, dll

  • room Lokasi Kantor
    Kampung Sakti Buana

"Selamat Datang di Website Kampung Sakti Buana" "Menuju Kampung Sakti Buana yang Maju dan Sejahtera"
fingerprint
REMBUG STUNTING DESA SAKTI BUANA 2022

27 Sep 2022 16:09:50 292 Kali

Hari ini selasa 27 september 2022,pemerintah desa Sakti Buana melaksanakan agenda yaitu Rembug Stunting tingkat desa.Rembug stunting ini berfungsi sebagai forum musyawarah antara Kader kesehatan,PAUD,masyarakat desa dengan pemerintah desa untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan didesa khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di desa.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini turut dihadiri oleh,Kepala Kampung Saksti Buana, Camat Seputih Banyak,RT,BPK ketua PKK desa Sakti Buana,Pendamping desa,bidan desa,KPM,kader Posyandu, Dan Aparatur kampung Sakti buana.

Sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya. Padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik), dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah.

Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih

Diterangkan oleh bidan desa kampung sakti buana, Seringkali masalah-masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting, baik itu masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Karena itu, ditegaskan oleh Menkes, kesehatan membutuhkan peran semua sektor dan tatanan masyarakat.

1) Pola Makan

Masalah stunting dipengaruhi oleh rendahnya akses terhadap makanan dari segi jumlah dan kualitas gizi, serta seringkali tidak beragam.

Istilah “Isi Piringku” dengan gizi seimbang perlu diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan, memperbanyak sumber protein sangat dianjurkan, di samping tetap membiasakan mengonsumsi buah dan sayur.

Dalam satu porsi makan, setengah piring diisi oleh sayur dan buah, setengahnya lagi diisi dengan sumber protein (baik nabati maupun hewani) dengan proporsi lebih banyak daripada karbohidrat.

2) Pola Asuh

Stunting juga dipengaruhi aspek perilaku, terutama pada pola asuh yang kurang baik dalam praktek pemberian makan bagi bayi dan Balita.

Dimulai dari edukasi tentang kesehatab reproduksi dan gizi bagi remaja sebagai cikal bakal keluarga, hingga para calon ibu memahami pentingnya memenuhi kebutuhan gizi saat hamil dan stimulasi bagi janin, serta memeriksakan kandungan empat kali selama kehamilan.

Bersalin di fasilitas kesehatan, lakukan inisiasi menyusu dini (IMD) dan berupayalah agar bayi mendapat colostrum air susu ibu (ASI). Berikan hanya ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan.

Setelah itu, ASI boleh dilanjutkan sampai usia 2 tahun, namun berikan juga makanan pendamping ASI. Jangan lupa pantau tumbuh kembangnya dengan membawa buah hati ke Posyandu setiap bulan.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah berikanlah hak anak mendapatkan kekebalan dari penyakit berbahaya melalui imunisasi yang telah dijamin ketersediaan dan keamanannya oleh pemerintah. Masyarakat bisa memanfaatkannya dengan tanpa biaya di Posyandu atau Puskesmas.

3) Sanitasi dan Akses Air Bersih Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan, termasuk di dalamnya adalah akses sanitasi dan air bersih, mendekatkan anak pada risiko ancaman penyakit infeksi. Untuk itu, perlu membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta tidak buang air besar sembarangan.

“Pola asuh dan status gizi sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua (seorang ibu) maka, dalam mengatur kesehatan dan gizi di keluarganya. Karena itu, edukasi diperlukan agar dapat mengubah perilaku yang bisa mengarahkan pada peningkatan kesehatan gizi atau ibu dan anaknya”, tutupnya.

*Sekilas Mengenai Stunting*

Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia,
juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Hal ini dikarenakan anak
stunted, bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (bertubuh
pendek/kerdil) saja, melainkan juga terganggu perkembangan otaknya, yang mana tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah,
produktivitas dan kreativitas di usia-usia produktif.

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

reorder Peta Desa

assessment Statistik Kampung

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

account_circle Aparatur Kampung

message Komentar Terkini

  • person I Made Maliawan

    date_range 25 Maret 2022 12:04:22

    Salam Sehat dan Sejahera selalu [...]
  • person Nanang edi wibowo

    date_range 23 Januari 2022 15:04:40

    Semangat.......Semoga Kampung Sakti Buana semakin maju [...]
  • person heryekosantoso

    date_range 19 Juni 2021 16:59:59

    assalamualaikum. wr.wb saya mau tanya tanya tentang [...]

contacts Info Media Sosial

map Wilayah Kampung

Alamat : Jl. Raya Sakti Buana Kecamatan Seputih Banyak
Kampung : Sakti Buana
Kecamatan : Seputih Banyak
Kabupaten : Lampung Tengah
Kodepos : 34156
Telepon : 085269431136
Email : kampungsaktibuan@gmail.com

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:140
Kemarin:138
Total Pengunjung:140.743
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.238.116.201
Browser:Tidak ditemukan

reorder SMART VILLAGE Provinsi Lampung

reorder Smart Traffic